Kamis, 18 Desember 2014

cara penampilan perawat

NURSING CARA PENAMPILAN SEORANG PERAWAT DI SUSUN OLEH : SOLIKIN FILZA AHYAR KEPIN SEPTIAZMI LILI SURYANI JUPRI TARANI ADIATMA GALUH SAHRUR ROZI S1 KEPERAWATAN BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG Penampilan seorang perawat harus di perhatikan dengan baik,tentang cara berpakaian yang sopan dan tidak berlebihan dalam berpenampilan,agar dapat mencitrakan seorang perawat yang profesional dalam berpenampilan. 2. TUJUAN Untuk menciptakan seorang perawat yang profesional dalam berpenampilan agar citra perawat terjaga di masyarakat. BAB II PEMBAHASAN 1. CARA BERPENAMPILAN YANG BAIK Adapun tips dalam berpenampilan secara umum yaitu: 1. Penuhi 3 syarat mutlak yaitu: sederhana serasi dan sopan Dalam berpenampilan, tidak perlu terlalu berlebihan, sehingga timbul kesan glamour yang memancing komentar positif dan negatif dari berbagai pihak. 2. Berpakaian bersih rapih dan tidak berbau Penampilan yang bersih dan wangi akan membuat orang lain menjadi nyaman untuk berinteraksi dengan kita, namun sebaliknya jika penampilan kita kotor dan bau akan membuat orang merasa tidak nyaman. 3. Sesuaikan dengan kepribadian anda Dalam berpenampilan kita harus menyesuaikan dengan kepribadian kita misalnya saja, kita mempunyai kepribadian yang santai, bukan berarti kita menghadiri forum formal dengan menggunakan pakaian yang bersifat santai. 4. Sesuaikan dengan situasi dan kondisi Penampilan seseorang disesuaikan dengan situasi dan kondisi, misalnya saja seperti kita sedang pengajian di masjid maka harus memakai pakaian yang menutup aurat, jangan menggunakan pakaian yang ketat dan minim. 5. Kenali kekurangan dan kelebihan Jika tubuh anda agak gemuk sebaiknya menggunakan pakaian yang berwarna agak gelap agar terlihat sedikit ramping, untuk yang bertubuh agak kurus sebaiknya menggunakan pakaian yang berwarna agak cerah. 6. Menunjukan ekspresi wajah yang simpatik Untuk menjaga penampilan kita dan mengambil simpati orang lain sebaiknya, kita harus mengekspresikan raut wajah kita dengan sebaik mungkin, yaitu dengan cara jika kita berkontak mata dengan orang lain maka kita harus memberi senyuman. 7. Menjaga sikap tubuh yang seimbang Dalam berpenampilan kita harus menjaga sikap tubuh kita, misalnya saja saat kita sedang menghadiri acara formal maka usahakan posisi tubuh kita tetap tegak. 2. CARA BERPAKAIAN YANG BAIK > Sesuaikan dengan situasi dan kondisi,misalnya dikantor,acara makan malam,dan acara formal lainnya > Hindari memakai wewangian yang terlalu menyengat > Usahakan penggunaan make up yang tidak berlebihan > Dalam acara kantor atau formal sebaiknya gunakan pakaian yang tertutup > Jangan berlebihan dalam penggunaan perhiasan 3. CARA PENAMPILAN BERPAKAIAN SEORANG PERAWAT 1. Memakai pakaian yang bersih dan rapih 2. Pakaian tidak terlalu ketat 3. Tidak menggunakan aksesoris atau perhiasan dan make up yang berlebihan 4. Jika rambut panjang sebaiknya diikat dan jika menggunakan jilbab gunakanlah jilbab yang standar 5. Tidak memakai sepatu yang berhak tinggi dan lancip 6. Selalu memberikan senyum sapa kepada klien 4. CARA BERPAKAIAN DAN BERPENAMPILAN SAAT WAWANCARA KERJA Kesan pertama adalah segalanya. Terutama jika anda sedang mencari kerja. Jika penampilan anda terkesan tidak “serius”, si pewawancara bisa mendapat kesan, anda tak serius dengan tawaran pekerjaan yang diberikan. Adapun cara berpenampilan dan berpakaian saat wawancara adalah sebagai berikut: 1. Tidak memakai parfum, make up, dan aksesoris yang berlebihan. 2. Pakailah dasi dengan corak warna tua dan klasik sehingga anda terlihat matang dan berwawasan luas. 3. Jika lamaran pekerjaan bukan yang bergerak di bidang kesenian, artis, atau perusahaan informal, hindari gaya rambut yang berlebihan. 4. Jangan memakai pakaian yang ketat, atau kemeja ketat dan berkilau bagi kaum pria. Fokuskan kepada kualifikasi dan jawaban anda. Untuk dapat berpenampilan dan berbusana yang baik, maka perlu ditanamkannya kesadaran diri pada tiap-tiap individu itu sendiri, agar dapat melaksanakan etiket dalam penampilan berbusana yang baik sesuai dengan tempat, situasi dan kondisi BAB III PENUTUP 1. SIMPULAN Dalam penampilan berbusana sebaiknya kita memperhatikan situasi, kondisi, tempat dan keserasian. 2. SARAN Sebaiknya kita sebagai perawat harus prefesional dalam berpenampilan berbusana. DAFTAR PUSTAKA Salam, Burhanuddin. 2005. Etika Sosial. Bandung : Rineka Cipta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar